Thursday, 19 February 2015

Benci dan Cinta Karena Allah

1. tidak semua benci itu salah, dan tidak semua cinta itu benar | Allah satu-satunya sumber kebenaran, yang berhak tentukan salah-benar

2. dalam Islam, benci-cinta, pisah-jumpa, memberi-menerima, disandarkan pada Allah | dan inilah tanda sempurnanya keimanan seorang Muslim

3. maka membenci riba adalam wajib, karena Allah dan Rasul membencinya | membenci kekufuran adalah wajib, karena memang begiitu perintahnya

4. dengan jelas Rasulullah saw bersabda dalam hadits riwayat Bukhari | "3 hal yang bila ada pada seseorang, ia rasakan manisnya iman"

5. "Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada apapun, saat mencintai saudaranya dia tidak mencintainya kecuali karena Allah.."

6. Nabi lanjutkan | "...dan dia benci kembali kepada kekufuran, sebagaimana bencinya dia bila dilemparkan ke neraka" (HR Bukhari)

7. maka membenci kekufuran itu wajib, sebagaimana wajibnya mencintai taat | itu tanda sempurnanya keimanan seorang Muslim dihadapan Allah

8. namun memang dunia ini tipudaya, kadang ada Muslim bersikap sebaliknya | mencintai kekufuran, dan membenci orang yang taat :)

9. ada saja yang tak tahan lidahnya mengolok Muslim yang taat | dan tanpa malu menempel kekufuran, bak pahlawan kesiangan membela

10. Muslim taat, dianiaya didzalimi, saat membela diri, lalu dicemooh "menebar kebencian" | disaat yang sama, kekufuran dibela tanpa malu

11. mereka-mereka ini menuduh "menebarkan kebencian" | sementara yang menuduh, sedang menebar kebencian terhadap ulama

12. tapi dari kejadian akhir-akhir ini, umat bisa tahu, siapa yang temennya siapa | siapa yang bikin rusuh dan siapa yang mengajak taat :)

13. bila belum bisa berbuat baik, seenggaknya bencilah keburukan | bila belum bisa meninggalkan keburukan, minimal cintailah yang baik-baik

14. isi hati tak ada yang tau | tapi bagi saya, santun lisan, lidah yang berdzikir Al-Qur'an, jelas lebih bisa dipercaya dari para pencela

15. semoga Allah mudahkan kita dalam keimanan | membenci kekufuran, dan mencintai Allah dan Rasul lebih dari segalanya.. :)

"Siapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan menahan (tidak memberi) karena Allah. Sungguh ia telah menyempurnakan keimanan." (HR Ahmad)

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.