Monday, 13 April 2015

Datang Dan Pergi

Seorang ahli hikmah (hukama) menulis dalam kata-kata hikmahnya:

"Kedatangan kita di dunia, begitu keluar dari rahim ibunda, disambut senyum riang, bahkan gelak tawa. Semua orang terutama sanak saudara, bergembira ria; sedangkan kita menangis menjerit-jerit.

Apakah kelak ketika kita meninggalkan dunia, keadaan akan tetap sama. Orang lain terbahak-bahak mengiringi kepergiaan kita. Mereka senang karena ketiadaan kita. Mereka merasa bebas dari kekejian dan kezaliman yang kita kerjakan selama hidup; sedangkan kita sendiri menangis, pedih-pilu karena tak punya amal kebaikan untuk bekal di akhirat dan takut menghadapi azab Allah.

Alangkah baiknya apabila keadaan terbalik seratus delapan puluh derajat; ketika mati, senyum tersungging di bibir kita, karena optimis dengan amal kebajikan yang kita kerjakan tatkala hidup, akan menjadi modal menempuh alam kekal yang penuh rahmat dan ampunan Allah; sedangkan orang lain meratapi kepergian kita dan kebaikan kita."

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.