Wednesday, 12 August 2015

Sewindu sudah perjalanan kita...

Tak terasa,
Sudah Sewindu kita arungi samudra kehidupan rumah tangga
Sudah pula terlewati berbagai warna-warni
Namun tak hanya sampai disini..entah sampai kapan..nanti..

Terimakasih YA ALLAH,  karena masih memberikan kebahagiaan kepadaku meski aku hanyalah seorang hamba yang masih penuh cela, seorang suami dari istri yang begitu istimewa, dan insyaallah menjadi seorang ayah dari anak anak  yang penuh karunia, anak anak yang sedap dipandang mata; “Qurrota a’yun"  (keturunan yang mengerjakan ketha’atan, sehingga dengan ketha’atannya itu membahagian orang tuanya di dunia dan akhirat)

Istriku..
Terimakasih, telah menerimaku sebagai suami, meski aku penuh dengan segala keterbatasan, dan segala yang tidak kau senangi dariku..

Terimakasih, telah bersabar, merasakan sedikit manis, dan ratusan bahkan ribuan pahitnya hidup bersamaku

Terimakasih, telah menjadi semangat dan harapan untukku saat aku menginginkan sesuatu..

Terimakasih, atas segala apapun yang kau lakukan kepadaku, marahmu - yang menempa egoku, tawamu - yang mendinginkan hati, susahmu - yang manjadi cambuk bagiku, senangmu - bahagiaku, dan semua yang ada pada dirimu - begitu berarti bagiku..

Terimakasih, telah menjadi "ruang" untuk semua yang kulakukan kepadamu, luapan amarah ku, tawa ku, ego ku, cemburu ku, idealis ku, gairah ku, perhatian ku, kasih sayang ku, dan semua perlakuan baik buruk ku kepadamu..

Terimakasih, telah menghadirkan kehangatan, kebekuan, tawa, dan air mata dalam kerajaan kecilku..kesemuanya sangatlah bermakna..

Terimakasih untuk hari ini, kemarin, dan esok...


Kau sunguh berarti bagiku..
 
Lumajang, 12 Agustus 2015 

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.