Tuesday, 27 October 2015

Belajar dari mbah jinem


Sebut saja mbah jinem namanya. Tinggal seorang diri di sebuah gang di Kota Lumajang. Sekarang kalau masuk ke Bank tidak copot sandal lagi. 

Sudah setahun lebih ia menjadi nasabah di sebuah bank syariah, tempat menitipkan uang hasil jerih payah memulung sampah dan pemberian beberapa orang yang menaruh iba padanya.

Hari ini tabungannya sudah lebih dari 2,4 juta rupiah. Di sisa usianya ternyata ia masih memikirkan masa depan,tidak mau menjadi beban yang menyusahkan orang lain.
Terima kasih mbah jinem, hari ini saya mendapatkan pelajaran hidup yang luar biasa

*status FB Pak Arif Wijayanto

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.