Saturday, 12 March 2016

Belajar Hidup dari Laba Laba

sarang laba laba
Laba laba ciptaan Allah yang mempunyai delapan kaki dan tidak bertulang belakang (invertebrata). hewan ini menghasilkan benang sutera untuk membuat rumah/sarang guna menangkap mangsa; menjadikan spesies ini amat unik dibanding makhluk hidup yang lain.

Apa yang  menarik dari hewan ini? . Struktur rumahnyalah yang menarik dari hewan ini. struktur rumah hewan ini adalah yang paling lemah dibanding hewan lain. mengapa?

Janganlah mengira Allah salah perhitungan dalam menciptakan hewan ini dengan membekalinya rumah yang sangat lemah, ditiup angin, diterjang burung, diselak manusia koyaklah ia. tercabik rumahnya, laba laba membangunnya lagi, rusak diperbaiki lagi tanpa lelah.

Laba laba dibekali semangat yang luar biasa untuk meneruskan hidup. Tidak mengeluh walau rumahnya terkategori yang paling lemah.

Surah Al Ankabut (laba laba) termaktub dalam alquran yang mulia. Mengapa Allah ilhamkan laba laba dalam kalamNya yang agung? Tentu ada sesuatu yang istimewa.

 Laba laba.......; mari kita buka lagi lembaran sejarah Hijrah Rosulullah SAW. Baginda yang ditemani Abu Bakar  berlindung di gua Tsur dari kejaran kafir Quraisy. Jikalau saja musuh berhasil menemukannya maka berakhirlah riwayat insan yang bernama Muhammad.

Tetapi Allah ada cara untuk menyelamatkan hamba yang disayangiNya. CaraNya pula melampaui pemikira logis manusia yang katanya manusia adalah makhluk berakal. Bisa saja Allah hadirkan beberapa ekor singa diam didepan pintu gua. pasti tiada orang yang berani mendekat gua tersebut. bisa juga dikirim sekali lagi burung ababil yang pernah menghancurkan tentara raja Abrahah. tetapi Allah punya rencana lain.

Allah tidak gunakan konsep ekstrem dalam misi itu. Allah hanya memainkan pikiran manusia dengan sesuatu yang lemah, yaitu diilhamkan kepada laba laba untuk membuat sarangnya didepan pintu gua setelah Rosulullah dan Sahabat Abu Bakar memasuki gua. Logika akal menerima keadaan itu sebagai sesuatu yang tidak masuk akal untuk mengatakan ada seseorang yang sedang bersembunyi di dalam gua tersebut.

Allah memberi pesan kepada manusia bahwa tidak satupun ciptaanNya yang tidak memberi manfaat.  Dalam menghadapi situasi hidup dan mati itu, dipilihnya sarang laba laba yang berkategori lemah untuk menjahilkan akal manusia. 

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.