Wednesday, 21 December 2016

Orang Yang Bangkrut

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat , maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. (al - Israa' : 7 )

Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bertanya  kepada para sahabat, "Tahukah kalian orang yang bangkrut itu? salah seorang sahabat menjawab "Bagi kami orang yang bangkrut adalah mereka yang kehilangan harta dan seluruh miliknya.
Rasulullah SAW menjelaskan, Bukan, orang yang bangkrut adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, zakat, dan hajinya. Akan tetapi ketika pahala pahala itu ditimbang, datanglah orang orang yang mengadu. Ya Allah, dahulu ia pernah menuduhku berbuat sesuatu yang tidak pernah aku perbuat , atas pengaduan itu Allah lalu memerintakan agar orang tersebut membayar dengan sebagian pahalanya.

Orang Bangkrut

Kemudian datanglah orang lain yang mengadu; Ya Allah ia pernah mengambil hakku dengan sewenang wenang, Lalu Allah memerintahkan lagi membayar dengan pahalanya kepada orang yang mengadu itu.

Setelah itu datang lagi orang lain dengan aduan yang berbeda, sampai akhirnya seluruh pahala shalat, puasa, zakat dan hajinya habis dipakai untuk membayar orang orang yang haknya pernah dirampas, yang pernah disakiti hatinya, ataupun yang pernah dituduh tanpa bukti yang benar.

kini pahalanya tidak lagi tersisa, sebab semua telah habis dipakai untuk membayar atas perbuatan dholim yang dilakukannya semasa hidup di dunia. Sementara itu masih terdapat antrian orang yang mengadu di belakangnya, untuk menebusnya maka Allah memutuskan agar dosa orang yang mengadu itu dipindahkan kepadanya sebagai tebusan atas kesalahan yang dilakukannya semasa hidup di dunia.


Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.