Tuesday, 13 February 2018

Kabar Gembira di Balik Sakit

Kita semua pasti tidak pernah luput dari cobaan baik itu dengan keburukan dan kebaikan.
Alloh telah berfirman;

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
artinya :
tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (al anbiya 35)

1. Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia mampu bersabar
nilai dari sabar itu sendiri pun sangat mulia di sisi Alloh subhanahu wata'ala. termasuk sabar dalam menghadapi sakit yg kita derita.
rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ
artinya :
sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. (HR muslim)


memang tidak mudah untuk bersabar ketika sakit tak kunjung sembuh. manusiawi jika kita punya keinginan untuk sembuh dan kecewa ketika berbagai pengobatan tidak juga ampuh.

tapi kita harus ingat mau kita bersabar atau tidak bersabar, hasilnya sama...
kita bisa saja memilih untuk tidak bersabar tapi kita akan melewatkan pahala besar...
saya pernah dengar ceramah ustadz oemar mita, Alloh tidak menjelaskan secara jelas ganjaran untuk orang yg mampu bersabar. karena saking besarnya....saking awesomenya ganjaran untuk orang yg mampu bersabar.

2. Sakit akan menghapuskan dosa
dengan sakitnya seorang mukmin yg tetap taat dan sabar, maka Alloh akan menghapuskan dosanya. rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda :

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ وَعَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ  مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا ، إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ
artinya :
tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit yang berkepanjangan, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Alloh akan menghapuskan dosa-dosanya dengan sebab-sebab tersebut. (HR bukhori)

3. Sakit akan membawa keselamatan dari api neraka
ada lagai hikmah yg lain yaitu dijauhkannya si sakit dari api neraka. Maka dari itu jangan sekali pun kita memaki keadaan dimana penyakit tak kunjung sembuh meski sudah ikhtiar kemana2.. tidak mengapa karena ada kabar gembira..
rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya : janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Alloh akan mengahapuskan dosa-dosa anak adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi. (HR. muslim)

4. Sakit akan mengingatkan kita dari kelalaian kita
normal kok kalau ketika sakit, kita langsung ingat dengan dosa2 masa lalu... tidak usah malu dan menutup diri dari perasaan seperti ini ketika sakit.
karena itu pertanda bagus,,,, bahwa Alloh sedang membuka hati kita..
sesuai dengan firman Alloh;

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ
artinya :
dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rosul-rosul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Alloh) dengan tunduk merendahkan diri. (qs al anam 42)

kita harus tetap ingat bahwa setiap cobaan yg Alloh berikan adalah wujud cintaNya agar kita kembali mengingatnya dan kembali mendekat kepadaNya..
melembutkan hati kita sehingga kita mampu untuk bersabar menghadapinya (jgn lupa sambil ihtiar ya..)

sebagai penutup,,, kita patut bergembira, karena bisa jadi dengan penyakit ini kita akan bersih dari dosa bahkan tidak mempunyai dosa sama sekali.
Bisa jadi dengan Sakit, Allah Subhanahu Wataala sedang memberi kita peluang untuk mendapat pahala, yang mana sakit itu juga bisa sebagai pengganti amalan amalan sunnah yg jarang kita kerjakan. tentunya kita harus bersabar dalam menghadapi sakit tersebut.

sesuai sabda nabi berikut ini,

مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ

حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ

artinya : cobaan akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Alloh tanpa dosa sedikitpun. (HR at tirmidzi)

semoga kita selalu dilindungi oleh Alloh dimana pun kita berada dan apapun keadaan kita. aamiin ya robbal alamiin.

Artikel Terkait

Seorang yang berusaha hidup benar dan bermanfaat, Dengan cara menjadi Manusia yang PROAKTIF bukan REAKTIF. Berharap berakhir dengan khusnul khotimah.